Tuesday, 11 October 2011

Lontaran Suara Hati Teman

Assalamualaikum wbt. 

Aku naik kerataapi semalam; bersama sahabat ku yang lain. Baru balik dari berjumpa kawan-kawan pusat persediaan dulu.  
"Awak, dia..." bla...bla...bla... "Tolong, tolong jangan sebut nama dia lagi, boleh?" mohonku. "Betul-betul benci, ke (dengar nama tu)?" tanya kawanku dalam bahasa asing... dan bermacam lagi perkara yang menimbulkan perasaan yang entah apakah itu...

Dalam keretaapi; keadaan sekeliling sangat mengingatkan aku tentang masa lampauku... Berjam-jam dalam keretaapi; hatiku resah. Semakin ingin dilupa; semakin mendesak ia datang. "Bagaimana harus aku melupakan orang yang tak perlu aku ingati?" tanyaku pada dua orang teman musafir; aku menangis. Mereka usapkan dengan kalimah semangat.

Ya Allah...

Sudah berapa bulan aku di tempat asing ini; hari ini masih ada lagi yang bertanya; mengapa aku enggan menaiki basikal ke sekolah.. "Gunalah basikal saya, kalau perlu" ujarku, entah terjawab atau tidak soalan tadi. Berbulan lamanya; tidak ada jawapan yang terbaik untuk itu. "Apa guna aku menaikinya andai ia mengingatkan aku dengan yang lain? Aku menaikinya bila saat ia sangat diperlukan, agar aku tidak pernah menaikinya di saat aku mengingati makhluk lain."

Sukarnya melupakan...Sakitnya melupakan seperti menanggalkan kulit sendiri!

"Sibukkan diri dengan kerja dakwah dan tarbiyyah". Masih belum sibukkah aku? Soalan wajib ditanya bila kefuturan...

Kesunyian-kekosongan hanya layak diisi dengan Yang Wujud, Yang Kekal, Yang Maha Memberi.

Ya Allah, lupakanlah aku akan semua ingatan tentangnya, hingga suatu ketika aku tidak lagi menitip namanya dalam doaku padaMu, kerana ketika itu aku benar-benar melupainya. Ya Allah aku hanya inginkan Engkau meredhai aku... Jemputlah aku kembali dalam keadaan yang baik.

本当にイヤの~?

はい、本当にイヤです。


Banyaknya entry APG dan blog lain, juga berita-berita yang tak sempat nak baca... Hari yang penat, tapi hiduplah dengan nama Tuhan Kita.

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget